Enterpreneur-nya Rasulullah SAW, Teladani Yuk!

4 03 2009

Semua orang ingin semua kebutuhannya terpenuhi. Namun jika fulus terbatas, bagaimana ya?
Kenapa tidak berwirausaha saja?

Wirausaha ala Rasulullah:
Sikap-sikap berikut membuat beliau sangat dihargai dan mebuat orang berpikir puluhan kali untuk menzalimi beliau.

  1. Mengedepankan kejujuran dan akhlak yang tidak berorientasi pada untung semata
  2. Bersikap adil
  3. Mengharamkan diri mengurang-ngurangi timbangan
  4. Tidak pernah putus asa
  5. Bekerja penuh tanggung jawab dan memuaskan pelanggan
  6. Menjaga nilai-nilai harga diri, kehormatan, dan kemuliaan dalan tarnsaksi dagang

Modal Usaha berawal dari diri sendiri:

  1. Berwirausaha adalah jihad
  2. Niat yang benar
  3. Perbanyak wawasan
  4. Tidak harus punya modal gede
  5. Selalu punya ide dan kreatif
  6. gali hobo dan minat
  7. Bangkit kalau gagal

Sumber: Mala.Annida. No 13/XIII/1-15 April 2004/11-25 Shafar 1425 H





4 03 2009

sumber: http://iklim.bmg.go.id/pch1.GIF

https://i2.wp.com/iklim.bmg.go.id/pch1.GIF





Akhlak, Etika, Moral, Norma dan Nilai

20 02 2009

A. AKHLAK

1. Pendekatan Linguistik (kebahasaan) dan pendekatan terminologi (peristilahan). Akhlak   berasal dari bahasa arab yakni  khuluqun  yang menurut loghat diartikan:   budi  pekerti, perangai,   tingkah   laku   atau   tabiat. Kalimat   tersebut   mengandung   segi-segi persesuaian denga perkataan khalakun yang berarti kejadian, serta erat hubungan dengan khaliq yang berarti pencipta dan makhluk yang berarti diciptakan.

2. Pendekatan terminologi
Akhlak suatu keinginan yang ada di dalam jiwa yang akan dilakukan dengan perbuatan tanpa intervensi akal/pikiran. Menurut Al Ghazali akhlak adalah sifat yang melekat dalam jiwa seseorang yang menjadikan ia dengan mudah tanpa banyak pertimbangan lagi. Sedangkan sebagaian ulama yang lain mengatakan akhlak itu adalah suatu sifat yang tertanam didalam jiwa seseorang dan sifat itu akan timbul disetiap ia bertindak tanpa merasa sulit (timbul dengan mudah) karena sudah menjadi budaya sehari-hari

Defenisi akhlak secara substansi tampak saling melengkapi, dan darinya kita dapat melihat lima ciri yang terdapat dalam perbuatan akhlak, yaitu :
1. Akhlak adalah perbuatan yang telah tertanam dalam jiwa seseorang, sehingga telah menjadi kepribadiannya.
2. Akhlak adalah perbuatan yang dilakukan dengan mudah dan tanpa pemikiran. Ini berarti bahwa saat melakuakan sesuatu perbuatan, yang bersangkutan dalam keadaan tidak sadar, hilang ingatan, tidur dan gila.
3. Aakhlak adalah perbuatan yang timbul dari dalam diri orang yang mengerjakannya, tanpa ada paksaan atau tekanan dari luar. Perbuatan akhlak adalah perbutan yang dilakukan atas dasar kemauan, pilihan dan keputusan yang bersangkutan. Bahwa ilmu akhlak adalah ilmu yang membahas tentang perbuatan manusia yang dapat dinilai baik atau buruk.
4. Akhlak adalah perbuatan yang dilakukan dengan sesunggunya, bukan main-main atau karena bersandiwara
5. Sejalan dengan ciri yang keempat, perbuatan akhlak (khususnya akhlak yang baik) adalah perbuatan yang dilakukan karena keikhlasan semata-mata karena Allah, bukan karena dipuji orang atau karena ingin mendapatkan suatu pujian. Baca entri selengkapnya »