IPB Sosialisasikan Tungku Sekam di Dramaga

17 02 2008

kompor-sekam.jpg

Institut Pertanian Bogor (IPB) mensosialisasikan sebuah tungku yang berbahan bakar sekam sebagai energi alternatif, Kamis (14/2) di Kantor Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Sosialisasi ini dilakukan dalam sebuah acara yang bertema “Sosialisasi Penggunaan Tungku Sekam Sebagai Energi Alternatif” dan digelar berkat kerjasama Departemen Fisika FMIPA IPB dan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Tungku sekam yang dirancang oleh Ketua Departemen Fisika, FMIPA IPB, Dr.Irzaman, M.Si., dan kawan-kawannya ini, dari segi fisik terlihat hampir mirip dengan kompor minyak tanah lainnya, namun terlihat agak besar. Tidak ada lubang di sisi kiri maupun kanannya, hanya sebuah lubang untuk menyuplai oksigen pada bagian bawah (tungku).

Di dalam kompor, ada sebuah plat seng yang berbentuk kerucut yang diletakan terbalik dan bagian kerucutnya berlubang. Di tengah – tengah kerucut, ada semacam kendi yang bagian atas dan bawahnya berlubang. Di dalam kendi, di pasang semacam pipa dari seng yang sisi-sisinya diberi lubang kecil – kecil seukuran diameter paku besar.

Cara kerja tungku ini, yaitu dengan memasukan sekam dari atas ke pada kerucut terbalik tersebut, dan api dimasukan pada lubang tungku dari bawah. Kemudian tinggal mengatur oksigen dari lubang tungku itu.

“Dibandingkan dengan bahan bakar minyak tanah atau elpiji, kompor berbahan bakar sekam ini biayanya jauh lebih murah. Hanya dengan uang sebesar 30 ribu – 40 ribu, kompor ini bisa diproduksi. Uniknya, denga berbahan sekam, kompor ini menghasilkan abu gosok atau arang untuk pupuk bunga, berarti bersifat multi guna,” ujarnya kepada wartawan.

Lebih dalam beliau menjelaskan, memasak menggunakan bahan bakar sekam lebih hemat dibandingkan menggunakan minyak tanah. Dengan satu karung sekam dengan bobot 20 kg gram seharga 2 ribu rupiah bisa untuk empat – lima kali masak.

Sementara, dengan menggunakan minyak tanah 1 liter dengan minimal harga 3 ribu limaratus rupiah hanya bisa memasak 2 kali saja. Sebagaimana dijelaskan oleh Ahmad Bastari warga asal Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

“Menggunakan kompor ini bisa memasak 4-5 kali masak, jauh lebih hemat ketimbang menggunakan minyak tanah. Selain dengan sekam kita juga bisa mencampurnya dengan serbuk gergaji,” ujarnya.

Hadir pada acara tersebut, Camat Dramaga, Drs. Deni Ardiana, Dekan FMIPA, Dr. Hasyim, DEA, Ketua Departemen Fisika, FMIPA IPB, Dr.Irzaman, M.Si., Kepala Desa dari Neglasari, Dramaga,dan Cikarawang.

Dalam sambutannya, Camat Dramaga mengatakan, banyak persoalan yang harus dikerjakan secara bersama-sama, dan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah semata. Contohnya mengenai langkanya bahan bakar minyak tanah ini.

‘Kita seharusnya bisa saling berpangku tangan dalam memecahkan permasalahan yang sedang dialami bangsa Indonesia. Misalnya antara pemerintah, akademisi, swasta dan stakeholder lain,” ujarnya.

Sementara itu Dekan FMIPA, Dr. Hasyim dalam sambutannya, terfokus pada keprihatinannya terhadap langkannya energi, padahal Negara Indonesia ini terletak di garis khatulistiwa yang sinar matahari bersinat tiap tahunnya.

“Sosialisasi Tungku Sekam ini merupakan kepedulian IPB dalam membantu pemerintah terhadap krisis energi yang sedang dialami bangsa Indonesia ini.” katanya.

 

Iklan

Aksi

Information

8 responses

19 02 2008
kapilo0o

Pengen bikin yang sederhana, dari barang2 bekas kira2 bisa ga ya!!!!
Kalo ada gambar yg jelas bisa di buat, punya gambarnya ga?
Thanks.

5 03 2008
Haya

Kalo mau gambar desainnya datang aja langsung ke Pak Irzaman ( Kadep Fisika )…
Coba aja!

16 08 2008
setyobr46

wah tertarik ama tungku sekam nih, asyik lho bikinnya? kalau pengen ngerti secara detail bisa hub saya di 081398367569, insyaAllah saya bisa membantu.
bisa juga langsung menemui Pak Irzaman, kalau ada waktu beliau pasti dengan senang membantu…oke salam kenal dan selamat berkreasi

1 09 2009
Anjas Budi Satriya

Apakah saya bisa mendapatkan alamat e-mail pak irzaman atau no kontaknya. saya ingin memperoleh gambar desain kompor sekamnya, sebab saya saya tinggal di Klaten yang produksi sekamnya banyak juga. terima kasih.

5 09 2009
Hotma

Salam kenal,
Saya tertarik utk membeli kompor sekam. Kira-kira berapa harga franco Medan. Kalau tidak keberatan kirimkan cara kerja tungku sekam ?

20 10 2009
asep

saya tinggal di papua tertarik dengan kompor dari sekam, bagaimana cara mendapatkan kompor tersebut tolong kontak hp saya 085244168345 atau ke alamat email saya di ashasevtian@gmail.com saya tunggu infonya segera yach thanks

3 04 2010
mulatsariso

di daerah jawa tengah khususnya solo tempat penjualan kompor sekam beserta sekamnya alamatnya dimana ? thank’s

24 06 2010
Indra Huntoro

Salam kenal,
Saya tertarik dengan kompor sekam ini sejak 3-4 tahun yg lalu saat diskusi ttg biomassa dan kompor sekam design dari Alexis Bellonio. Mencoba membuat ttp tidak berhasil karena gas yg terbentuk tidak bisa kontinue (mungkin panas kurang krn harusnya ada insulation di sebelah luar yg tidak dipasang).
Karena kesibukan kerja masalah itu tak terselesaikan, kira2 6 bulan yang lalu saya dengan ITB / IPB mengeluarkan 2000 unit kompor sekam saya sangat tertarik ttp tidak ada kontak personnya. Bagi yang punya design mohon bisa bantu kasih design / gambarnya paling tidak kita bantu sosialisasi produk dgn biaya pengganti minyak tanah atau gas. Karena harga minyak tanah yg tinggi dan kekawatiran masyarakat menggunakan gas 3 kg yang sering meledak.
salam buat Mas Setyo46, saya coba hubungi ke HP anda ttp tdk bisa. atau kontak saya di ind_hunt@yahoo.co.id. Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: